Makrab Balairung Klass UGM

myhome

Makrab atau yang juga disebut Malam Keakraban merupakan agenda tahunan Balairung Klass yang bertujuan untuk mengenal satu sama lain dan mempererat rasa kekeluargaan dengan sesama anggota aktif Balairung Klass, utamanya mahasiswa baru yang baru saja menjadi anggota Balairung Klass, maupun dengan alumni. Makrab Balairung Klass UGM tahun ini mengusung tema “Unity” atau Unforgettable Night Family. Pengambilan tema ini mempunyai sebuah makna yaitu untuk menyatukan sesama anggota Balairung Klass. Sebagai satu keluarga Balairung Klass semua anggota harus mempunyai rasa persahabatan dan kekeluargaan yang kuat antara sesama anggota.

unity_2355

Malam Keakraban Balairung Klass bertempat di Desa Wisata Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman, Yogyakarta .(-7.641281 LS, 110.362451 BT). Makrab dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 29-30 Oktober 2016. Makrab diikuti oleh anggota Balairung Klass angkatan tahun 2015 dan 2016 serta diikuti juga oleh Alumni Balairung Klass yang tergabung dalam Balairung Klass Alumni Center sejumlah total kurang lebih 50 peserta.

Makrab Balairung Klass dimulai pada hari Sabtu, 29 Oktober 2016, pukul 14.00 WIB. Semua peserta Makrab berkumpul di Grha Sabha Pramana UGM dan bersiap menuju Desa Wisata Kelor. Setelah diadakan doa bersama yang dipimpin oleh Adien Gumilang selaku Ketua Makrab, agar diberi kelancaran dalam perjalanan, dilakukan briefing sejenak. Peserta berangkat dan kurang lebih menghabiskan waktu satu jam perjalanan sehingga pukul 15.00 baru tiba di tempat Makrab. Sesampainya di penginapan, semua peserta menurunkan barang bawaan dan melaksanakan ibadah sholat Ashar di masjid terdekat.unity_9889

Rangkaian acara makrab dimulai pukul 16.00 dengan pembacaan doa di pimpin oleh Syntia Ayu selaku MC dan dilanjutkan sambutan Ketua Makrab. Setelah itu terdapat sambutan ketua Balairung Klass 2016-2017 yang diwakilkan oleh Ma’ruf Shidiq dari divisi PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia). Acara berikutnya adalah games perkenaln yang dipandu oleh Iin Yulianti. Permainan ini yang bertujuan untuk mengenal nama, jurusan, dan alamat asal peserta sebelum dan sesudahnya. Peserta mengambil nomor urutan pada permainan ini yang juga akan digunakan untuk permainan berikutnya.

unity_9776 unity_7121

Games kedua dipimpin oleh Ma’ruf Shidiq dimana saat Ma’ruf bercerita jika dia menyebutkan sebuah nomor, peserta yang memiliki nomor tersebut wajib berdiri, contoh : Balairung Klass didirikan pada tanggal 17 bulan 12 tahun 1996. Maka pemilik nomor 1,7,2,9,6,17,12 wajib berdiri. Permainan ini mengajarkan konsntrasi dan fokus. Agenda berikutnya adalah istirahat, sholat, dan makan hingga pukul 18.45 WIB. Setelah sholat Isya, saatnya acara Pentas Seni. Pada acara kali ini para peserta yang terbagi menjadi beberapa kelompok menampilkan suatu pentas seni. Menariknya, ada kelompok yang menampilkan puisi bersambung, adapula yang menyanyikan lagu dan lain sebagainya. Puncaknya, semua peserta menyanyikan lagu tentang perpisahan yang menandakan semua peserta Makrab tidak mau berpisah. Setelah Pentas Seni, ketua Balairung Klass datang langsung dari Ungaran menuju tempat Makrab. Sebelum acara api unggun, para alumni Balairung Klass juga datang ikut meramaikan dan menghangatkan suasana ini. Seluruh peserta dan alumni pun bersama untuk membakar jagung. Hangatnya api unggun ditambah dengan kebersamaan menjadikan momen ini spesial dan akan terkenang selamanya. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 dan saatnya para peserta beristirahat karena esok masih ada kegiatan yang tak kalah menarik lagi.susur-sungai_1340

Minggu, 30 Oktober 2016 pukul 04.45 WIB para peserta bangun dan melaksanakan sholat Subuh berjamaah. Senam pagi dilakukan pukul 06.00 dan dilanjutkan makan pagi. Setelahnya, peserta bersiap-siap untuk outbond. Outbond diawali oleh pemanasan yang dimpin oleh pengelola Desa Wisata Kelor dengan cara yang unik dan asyik. Peserta kemudian dibagi ke dalam 4 kelompok outbond. Permainan pertama, tiap kelompok diharuskan melewati 3 jembatan. Apabila gagal melewati jembatan tersebut maka akan langsung jatuh ke air. Selanjutnya adalah permainan lempar bola yang dilakukan dengan cara menyebutkan nama tujuan yang akan dilempar dan nama sendiri dengan inisial tertentu. Permainan selajutnya adalah memasukkan bola dalam botol 1,5 liter dengan papan bertali. Setiap angota kelompok memegang tali dan menjaga keseimbangan untuk memasukkan bola ke botol.susur-sungai_1551

Selanjutnya adalah bermain bahasa isyarat dimana kelompok harus menyampaikan benda dengan spesifikasi tertentu menggunakan bahasa isyarat. Permainan ini mempunyai pesan moral yaitu pentingnya kebersamaan dan kepercayaan satu sama lain. Selanjutnya adalah susur sungai dimana peserta harus menyusuri sungai sepanjang kurang lebih 2 km dengan kondisi sungai yang jernih dan segar. Setelah itu peserta akan menaiki 2 air terjun yang memiliki tinggi 2 meter dan 4 meter dengan seutas tali. Setelah acara outbond selesai, para peserta kembali ke tempat Makrab dan mandi serta berganti pakaian. Setelahnya adalah membersihkan sampah ditempat Makrab dan melakukan persiapan untuk pulang.

susur-sungai_2284

susur-sungai_3205susur-sungai_2341

Makrab Balairung Klass UGM

Leave a Reply